Sabtu, 05 Januari 2019

MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL


MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL

TUGAS INDIVIDU






DISUSUN OLEH :

          MUHAMMAD IQBAL (14215653)

                                              KELAS : 4EA04






JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2018/2019



TUGAS INDIVIDU


1.     Jelaskan yang dimaksud Manajemen Pemasaran Internasional! Berikan contohnya!
2.     Jelaskan seberapa penting peranan budaya dalam pemasaran global! Berikan contohnya!
3.     Perencanaan strategis apa yang cocok untuk UKM dalam menghadapi tantangan pasar global?
4.     Tahap-tahap menjadi pemasar Internasional!
5.     Pengaruh E-marketing pada pemasaran global!

JAWABAN :
1.     Kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran Internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai negara.

Contoh : PT. Indofood yang produk Indomie-nya sudah memasuki pasar internasional yakni negara-negara seperti Belanda, Singapura, Australia, dan Malaysia.

2.     Pemasar Internasional harus mengetahui pengaruh budaya dan harus menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang akan dihadapi akibat adanya aspek budaya ini. Hal ini karena setiap daerah dan batas wilayah memiliki budaya yang berbeda-beda. Sehingga dalam membuat produk, budaya merupakan salah satu faktor yang akan mempengaruhi karakteristik produk tersebut.
Hal ini juga didasarkan pada perilaku pembelian dan kebutuhan  konsumen didorong oleh norma-norma budaya. Latar belakang budaya juga mempengaruhi konsumen dalam mengolah informasi dan faktor yang memotivasi konsumen dalam melakukan pembelian. Perusahaan yang melakukan bisnis global berarti berhubungan dengan konsumen, mitra strategis, distributor dan pesaing dengan pola pikir budaya yang berbeda.
Contoh : Bagaimana McDonald menyesuaikan budaya makan di setiap-setiap negara sehingga, McDonald menyesuaikan menu yang ada di gerai-gerai mereka dengan budaya makan di negara tertentu.

3.     Perencanaan strategis yang tepat dan cocok untuk dilakukan oleh UKM atau perusahaan kecil menengah di Indonesia dalam menghadapi tantangan pasar global adalah investasi untuk tumbuh (invest to grow ), dimana merupakan sebuah strategi pasar yang offensive untuk menginvestasikan sumber daya pemasaran untuk pengembangan pasar atau posisi produk dipasaran. Dalam menghadapi tantangan global, UKM atau perusahaan kecil/sedang berkembang, seharusnya menganalisis beberapa faktor yang dapat meningkatkan keunggulan kompetitif produknya di pasaran, yaitu ditinjau dari segi diferensiasi produk dan pasar, keunggulan biaya serta keunggulan pemasaran.
Beberapa faktor utama yang membentuk keunggulan kompetitif dari suatu bisnis, antara lain:
Keunggulan diferensiasi pasar, yang meliputi peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan brand image.
Intensitas persaingan pasar, yang meliputi biaya unit, biaya transaksi serta pengeluaran pemasaran.
Akses pasar, yang meliputi pangsa pasar, penghargaan, merek dan distribusi.
Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat bertahan dan secara perlahan akan terus berkembang dan dapat memantapkan posisinya dalam persaingan pasar.

4.     1. No Foreign Marketing
Perusahaan sudah berhubungan dengan dunia Internasional tetapi bukan karena inisiatif atau belum ada usaha sendiri untuk memasarkan ke pasar luar negeri. Produk perusahaan beredar di pasar Internasional karena pesanan dari luar negeri, pelanggan asing datang ke perusahaan, atau atas usaha eksportir.
2. Infrequent Foreign Marketing
Perusahaan mulai memasarkan sendiri ke pasar luar negeri tetapi jika hanya mempunyai surplus produksi. Apabila pasar domestik masih mampu menanganinya, kegiatan ini akan ditinggalkan. Pada tahap ini belum ada penyesuaian organisasi maupun produknya untuk pasar Internasional.
3. Reguler Foreign Marketing
Produsen sudah mempunyai perencanaan untuk memasarkan produknya ke pasar asing melalui penyalur domestik atau distributor asing. Tujuannya untuk melakukan ekspansi pasar domestik dan sudah mulai berusaha untuk memahami kebutuhan maupun keinginan pasar Internasional.
4. Global Marketing Operations
Pada phase ini, produsen benar-benar telah terlibat dengan dunia Internasional secara global. Kegiatannya tidak hanya sebatas pemasaran saja, tetapi sudah merencanakan operasional produksi maupun organisasi bersaing di pasar dunia.
5.     Perkembangan teknologi canggih saat ini sangatlah banyak merubah paradigma pemasaran, dimana dengan media eletronik ini pemasaran sebuah produk dapat dengan mudah dan cepat, salah satu alasannya adalah internet online selama 24 jam.

Melalui internet juga pemasaran sebuah produk mempunyai kelebihan yaitu:

1. Siap Sedia 24 jam (online).
2. Menjangkau pangsa pasar dengan target yang cukup luas.
3. Cost yang lebih kecil.
4. sebagai ajang promosi bisnis di masa depan.
5. Mempermudah membangun hubungan baik dengan pelanggan.
6. Mengangkat citra bisnis.




Sumber :

Jumat, 04 Januari 2019

lima alternatif strategi dalam pemasaran global yang dikemukakan oleh Keegan


PENGERTIAN
Maulana (1999) mengungkapkan tentang lima alternatif strategi dalam pemasaran global yang dikemukakan oleh Keegan (1999) yang meliputi

1.    1.   Strategi perluasan langsung. Dalam strategi ini, perusahaan tidak melakukan sesuatu yang baru atau sama sekali tidak mengubah produk yang sudah dijualnya di pasar domestik, dan memasarkannya ke pasar asing dengan cara promosi yang juga sudah diterapkan di pasar domestik sebelumnya. Strategi ini akan cocok untuk produk-produk seperti kamera dan peralatan elektronika
.
2.   2.  Alternatif strategi kedua adalah adaptasi produk, yaitu strategi perusahaan melakukan perubahan pada produk sesuai pasar yang dituju. Promosi tidak banyak diubah, bahkan terkadang tidak diubah sama sekali. Hal ini telah dilakukan oleh McDonalds dan Kentucky Fried Chicken (KFC). McDonalds mencontohkan dengan mengembangkan produk McRendang, demikian pula KFC memasukan nasi sebagai salah menunya.

3.   3.   Alternatif strategi ketiga adalah strategi produk baru. Strategi ini terbagi atas dua jenis: backward invention, yaitu strategi dengan memperkenalkan produk baru di pasar yang baru dituju namun dengan memperkenalkan produk yang sudah lama dikenal di pasar domestik sebelumnya. Forward invention, yaitu strategi di mana perusahaan benar-benar memperkenalkan produk baru untuk memenuhi permintaan pasar baru.

4.   4.   Alternatif strategi keempat adalah adaptasi komunikasi, yaitu strategi yang dilakukan perusahaan dengan menyesuaikan promosi sesuai kondisi pasar yang dituju.

5.   5.   Alternatif kelima adalah strategi adaptasi ganda, yaitu perusahaan melakukan penyesuaian antara produk dan promosinya sesuai dengan pasar yang dituju.

Pemilihan kelima strategi tersebut perlu didasarkan kepada tujuh faktor kunci yang perlu dipertimbangkan, yaitu aspek standardisasi/kustomisasi, aspek hukum, aspek ekonomi, tingkat pendapatan masyarakat, aspek pasar sasaran, aspek budaya, dan aspek persaingan.



STRATEGI PEMASARAN PECEL LELE LELA
Strategi marketing tak boleh diceraikan dari kualitas produk. Produk yang menarik tentu saja menjadi daya tarik bagi para konsumen. Salah satu yang diterapkan oleh pecel lele lela pada pecel lelenya adalah deferensiasi. Atau barangkali juga bisa disebut sebuah inovasi pada produk. Jika sebagian besar atau pada umumnya pecel lele itu selalu di goring dan disajikan dengan secobek sambal, maka pecel lele lela lain dari pada yang lain. Pecel lele ini dikombinasikan dan diberi inovasi dalam penyajiannya. Ada yang digoreng dengan tepung. Ada yang dimasak dengan saus rica-rica. Ada yang dibalur dengan sambal hijau yang nikmat. Dan lain sebagainya. Inilah yang menjadi daya tarik dari pecel lele lela.

Sesuai dengan penjabaran diatas, strategi yang dipakai oleh UKM Pecel Lele Lela adalah alternatif strategi ketiga yaitu strategi produk baru, backward invention, karena Pecel Lele Lela menyajikan produk pecel lele dengan inovasi yang baru (berbeda dengan warung pecel lele lainnya). Disamping itu Pecel Lele Lela juga menyajikan produk pecel lele pada umumnya.