Jumat, 04 Januari 2019

lima alternatif strategi dalam pemasaran global yang dikemukakan oleh Keegan


PENGERTIAN
Maulana (1999) mengungkapkan tentang lima alternatif strategi dalam pemasaran global yang dikemukakan oleh Keegan (1999) yang meliputi

1.    1.   Strategi perluasan langsung. Dalam strategi ini, perusahaan tidak melakukan sesuatu yang baru atau sama sekali tidak mengubah produk yang sudah dijualnya di pasar domestik, dan memasarkannya ke pasar asing dengan cara promosi yang juga sudah diterapkan di pasar domestik sebelumnya. Strategi ini akan cocok untuk produk-produk seperti kamera dan peralatan elektronika
.
2.   2.  Alternatif strategi kedua adalah adaptasi produk, yaitu strategi perusahaan melakukan perubahan pada produk sesuai pasar yang dituju. Promosi tidak banyak diubah, bahkan terkadang tidak diubah sama sekali. Hal ini telah dilakukan oleh McDonalds dan Kentucky Fried Chicken (KFC). McDonalds mencontohkan dengan mengembangkan produk McRendang, demikian pula KFC memasukan nasi sebagai salah menunya.

3.   3.   Alternatif strategi ketiga adalah strategi produk baru. Strategi ini terbagi atas dua jenis: backward invention, yaitu strategi dengan memperkenalkan produk baru di pasar yang baru dituju namun dengan memperkenalkan produk yang sudah lama dikenal di pasar domestik sebelumnya. Forward invention, yaitu strategi di mana perusahaan benar-benar memperkenalkan produk baru untuk memenuhi permintaan pasar baru.

4.   4.   Alternatif strategi keempat adalah adaptasi komunikasi, yaitu strategi yang dilakukan perusahaan dengan menyesuaikan promosi sesuai kondisi pasar yang dituju.

5.   5.   Alternatif kelima adalah strategi adaptasi ganda, yaitu perusahaan melakukan penyesuaian antara produk dan promosinya sesuai dengan pasar yang dituju.

Pemilihan kelima strategi tersebut perlu didasarkan kepada tujuh faktor kunci yang perlu dipertimbangkan, yaitu aspek standardisasi/kustomisasi, aspek hukum, aspek ekonomi, tingkat pendapatan masyarakat, aspek pasar sasaran, aspek budaya, dan aspek persaingan.



STRATEGI PEMASARAN PECEL LELE LELA
Strategi marketing tak boleh diceraikan dari kualitas produk. Produk yang menarik tentu saja menjadi daya tarik bagi para konsumen. Salah satu yang diterapkan oleh pecel lele lela pada pecel lelenya adalah deferensiasi. Atau barangkali juga bisa disebut sebuah inovasi pada produk. Jika sebagian besar atau pada umumnya pecel lele itu selalu di goring dan disajikan dengan secobek sambal, maka pecel lele lela lain dari pada yang lain. Pecel lele ini dikombinasikan dan diberi inovasi dalam penyajiannya. Ada yang digoreng dengan tepung. Ada yang dimasak dengan saus rica-rica. Ada yang dibalur dengan sambal hijau yang nikmat. Dan lain sebagainya. Inilah yang menjadi daya tarik dari pecel lele lela.

Sesuai dengan penjabaran diatas, strategi yang dipakai oleh UKM Pecel Lele Lela adalah alternatif strategi ketiga yaitu strategi produk baru, backward invention, karena Pecel Lele Lela menyajikan produk pecel lele dengan inovasi yang baru (berbeda dengan warung pecel lele lainnya). Disamping itu Pecel Lele Lela juga menyajikan produk pecel lele pada umumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar